Memberikan akses informasi kepada UMKM tentang Regulasi, Teknologi Proses, Permodalan, Pemasaran, dan Manajemen Usaha.

Produksi Pangan Olahan Terkemas


Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan Pangan, bahan baku Pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.


Produksi Pangan adalah kegiatan atau proses menghasilkan, menyiapkan, mengolah, membuat, mengawetkan, mengemas, mengemas kembali, dan/atau mengubah bentuk pangan. Pangan dikelompokkan menjadi:  
- Pangan Segar adalah pangan yang belum mengalami pengolahan yang dapat dikonsumsi langsung dan/atau yang dapat menjadi bahan baku pengolahan pangan.
- Pangan Siap Saji adalah makanan dan/atau minuman yang sudah diolah dan siap untuk langsung disajikan di tempat usaha atau di luar tempat usaha atas dasar pesanan.
- Pangan Olahan adalah makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu, dengan atau tanpa bahan tambahan.
- Pangan Olahan Tertentu adalah pangan olahan untuk konsumsi bagi kelompok tertentu dalam upaya memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan kelompok tersebut.

Menurut data tahun 2013 dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Mikro, jumlah UMKM yang ada sebanyak 57.895.721 (99,99 %) dari jumlah total industri  57.900.787. Dari jumlah tersebut, sebagian besar bergerak di bidang pangan olahan. Peran UMKM pangan sebagai salah satu kekuatan pendorong pembangunan ekonomi negara memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dan peran penting dalam ekonomi rakyat sebagai penggerak ekonomi keluarga. Namun kondisi ini belum diimbangi dengan produk pangan yang terjamin keamanan dan mutunya. Oleh karena itu, Pemerintah selalu berupaya memberikan pembinaan kepada UMKM pangan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM sehingga diharapkan produk yang dihasilkan telah terjamin keamanan dan mutunya untuk kepentingan masyarakat.
Untuk menghasilkan produk pangan yang aman dan bermutu, diperlukan penerapan prinsip keamanan pangan dalam proses produksinya.

MAU TAHU CARA PRODUKSI PANGAN DAN PENGENDALIAN RISIKO BAHAYANYA? Silahkan cek tautan (link) dalam tabel berikut ini:


No
Judul
Lihat File
1.
Keripik Sanjai
2.
Saus Cabe
3.
Abon Daging
4.
Dendeng Daging
5.
Kerupuk Ceker
6.
Terasi
7.
Ikan Asin
8.
Presto Ikan Bandeng
9.
Saus Tomat
10.
Manisan Buah Basah
11.
Minuman Sari Kedelai
12.
Permen Karamel
13.
Telur Asin
14.
Kerupuk Kulit
15.
Ikan Asin Jambal Roti
16.
Usus Goreng
17.
Es Puter
18.
Selai Buah
19.
Nata De Coco Lembaran
20.
Nata De Coco Kemasan
21.
Minuman Serbuk Jahe
22.
Dodol Ketan
23.
Jeli Buah
24.
Bumbu Kacang/Bumbu Pecel
25.
Cabai Bubuk
26.
Wajit Ketan
27.
Emping Melinjo
28.
Kacang Atom
29.
Kerupuk Kemplang
30.
Lempok Durian
31.
Wingko Babat
32.
Kerupuk Amplang
33.
Rendang Telur
34.
Sambal Dalam Kemasan
35.
Manisan Rumput Laut
36.
Tape Ketan
37.
Brem Padat
38.
Tiwul
39.
Pisang Sale
40.
Keripik Buah Nangka
41.
Gula Kelapa Cetak
42.
Kecap Asin
43.
Kecap Manis
44.
Sirup Gula
45.
Madu

Punya Masalah?

Kami ada dan siap memberikan solusi untuk anda.

Hubungi Kami